LPM IAINU Tuban Gelar Monev Progres Tridharma untuk Tujuh Prodi
lpmiainutuban - Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban terus menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan dengan menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Progres Tridharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 19 hingga 21 Mei 2025, bertempat di Ruang Smart Class Kampus IAINU Tuban.
Monev kali ini melibatkan tujuh program studi (prodi), yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Manajemen Dakwah (MD), Perbankan Syariah (PS) Hukum Keluarga Islam (HKI), dan Psikologi Islam (PSI). Kegiatan ini dilakukan oleh tim auditor internal dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAINU Tuban kepada masing-masing prodi.


Dalam pelaksanaan monev ini, aspek utama yang dievaluasi meliputi kelengkapan dan kesesuaian perangkat pembelajaran seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS), modul ajar, serta instrumen penilaian. Selain itu, rekapitulasi kehadiran dosen dan mahasiswa hingga pertemuan ke-8 atau minimal sampai Ujian Tengah Semester (UTS) juga menjadi indikator penting dalam proses evaluasi.
Perwakilan Pemonev dari LPM IAINU Tuban, menjelaskan bahwa dua komponen ini menjadi dasar utama untuk mengukur keterlaksanaan tridharma dalam aspek pendidikan dan pengajaran. “Perangkat pembelajaran adalah dokumen awal yang mencerminkan kesiapan dosen dalam mengajar, sedangkan absensi hingga UTS menunjukkan keberlangsungan proses pembelajaran di kelas. Jika dua hal ini sudah terlaksana dengan baik, maka fondasi mutu akademik bisa dikatakan sudah cukup kuat,” ujarnya dalam pembukaan kegiatan.


Setiap prodi memaparkan capaian progres tridharma, terutama dalam aspek pengajaran, serta menyampaikan rekap data pembelajaran dan dokumentasi pendukung melalui platform digital internal. Pemanfaatan sistem daring ini memberikan kemudahan dalam verifikasi dokumen dan meningkatkan efisiensi pelaporan. Proses monev tidak hanya menjadi ajang pelaporan, tetapi juga diskusi reflektif antara prodi dan tim auditor. Dalam forum ini, berbagai kendala yang dihadapi dosen juga dibahas secara terbuka, mulai dari penyesuaian jadwal hingga keterbatasan fasilitas. Setiap evaluasi disertai dengan masukan dan rekomendasi perbaikan yang aplikatif.
Pesan tersampaikan dari Wakil Rektor Bidang Akademik menekankan bahwa hasil dari monev ini tidak berhenti pada laporan, melainkan harus menjadi dasar tindak lanjut oleh seluruh unsur akademik, “Kita ingin membentuk budaya mutu yang tidak berhenti pada evaluasi administratif. Rekomendasi dari auditor akan ditindaklanjuti secara sistematis dalam rapat akademik fakultas maupun Institusi,” ujarnya.


Laporan hasil monev akan disusun oleh LPM dan dilaporkan kepada pimpinan untuk dijadikan bahan evaluasi kebijakan akademik semester berikutnya. Evaluasi ini juga akan menjadi acuan dalam menyusun strategi peningkatan kinerja tridharma, khususnya dalam pelaksanaan pembelajaran. Kegiatan monev ini tidak hanya menjadi sarana pengawasan internal, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas publik atas mutu pendidikan di IAINU Tuban. Dengan keterlibatan seluruh dosen, dan LPM, monev ini diharapkan dapat terus meningkatkan standar mutu tridharma dan menjadikan IAINU Tuban sebagai kampus yang unggul dan bermartabat di tingkat regional maupun nasional.


