Pembekalan Auditor AMI: Penyamaan Persepsi dan Pengisian Data e-AMI Tahun 2025

lpmiainutuban – IAINU Tuban terus memperkuat mutu tata kelola akademik melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) yang semakin terarah, terukur, dan berbasis teknologi. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembekalan Auditor AMI yang difokuskan pada penyamaan persepsi, sinkronisasi instrumen, serta penguatan kompetensi pengisian data digital melalui aplikasi eAMI. Kegiatan pembelakan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 27 November 2025 di Ruang Smart Class Barat IAINU Tuban mulai pukul 13:00 WIB.


Pembekalan yang dilaksanakan pada awal persiapan AMI tahun 2025 ini tidak hanya menekankan aspek teknis pelaksanaan audit, tetapi juga membangun kesepahaman kolektif para auditor terkait ruang lingkup, indikator, hingga mekanisme validasi yang diintegrasikan ke dalam sistem eAMI. Di tengah meningkatnya kebutuhan akan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan data mutu, kompetensi auditor dalam memanfaatkan teknologi menjadi kunci keberhasilan siklus penjaminan mutu internal.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu IAINU Tuban menyampaikan bahwa auditor merupakan garda terdepan dalam memastikan seluruh unit dan program studi menjalankan continuous improvement. Oleh karena itu, pembekalan menjadi momentum penting untuk menyamakan arah pandang dan meminimalisir bias interpretasi dalam penilaian.

Menurutnya, pelaksanaan AMI tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan evaluasi, tetapi juga sebagai sarana pendampingan akademik yang memberi umpan balik konstruktif bagi setiap unit. Dengan demikian, auditor harus memiliki pemahaman yang mendalam terhadap instrumen, standar, serta konteks operasional akademik di tiap program studi. Penyamaan persepsi menjadi instrumen penting agar auditor tidak hanya menilai, tetapi juga memberi rekomendasi yang relevan dan solutif.

Dalam pembekalan ini, auditor dituntun untuk memahami secara rinci setiap butir instrumen AMI, baik yang berkaitan dengan standar nasional pendidikan tinggi, indikator kinerja utama, hingga standar mutu internal IAINU Tuban. Instrumen yang digunakan pada AMI 2025 telah disesuaikan dengan kebutuhan evaluasi capaian kurikulum, efektivitas pembelajaran, tata kelola akademik, sumber daya, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Harmonisasi ini penting dilakukan agar tidak terjadi multiinterpretasi dalam proses penilaian yang dapat berdampak pada ketidakkonsistenan skor maupun rekomendasi.

Para auditor mendapatkan arahan mengenai prinsip penilaian berbasis bukti (evidence based auditing), standar pembuktian dokumen, hingga mekanisme cross-check antara data yang diunggah unit dengan temuan lapangan. Diskusi intensif dilakukan terkait bagaimana auditor harus mencatat temuan minor, mayor, hingga observasi, serta bagaimana memberikan rekomendasi yang konstruktif dan dapat diimplementasikan.

Aspek komunikasi juga menjadi perhatian penting. Auditor dibekali etika komunikasi akademik, teknik wawancara, serta pola penyampaian umpan balik yang tidak mencederai academic culture tetapi tetap mengutamakan objektivitas. Standarisasi ini diperlukan agar pelaksanaan audit berlangsung secara profesional, nyaman, dan menghargai seluruh sivitas akademika.

Aplikasi eAMI merupakan inovasi internal kampus yang dirancang untuk mempermudah proses dokumentasi, verifikasi, dan pelaporan audit secara digital. Dalam pembekalan ini, sembilan auditor diberikan praktik langsung mengenai:

  1. Alur pengisian data audit oleh auditor
  2. Tata cara validasi data program studi
  3. Cara menggunakan panel catatan temuan dan rekomendasi
  4. Mekanisme scoring otomatis
  5. Pengunggahan bukti digital dan pengaturan akses dokumen

Penguatan penguasaan eAMI tidak hanya bertujuan memudahkan pelaksanaan audit, tetapi juga memastikan seluruh proses terdokumentasi dengan baik sehingga memperkuat portofolio mutu institusi. Sistem ini juga memungkinkan analisis data mutu lintas tahun sehingga memudahkan evaluasi perkembangan setiap program studi.

Menurut pemateri, kompetensi auditor dalam menggunakan sistem digital menjadi kebutuhan fundamental di era transformasi mutu perguruan tinggi. Dengan adanya eAMI, auditor dapat bekerja lebih cepat, tepat, dan akuntabel tanpa harus mengalami kerumitan dokumentasi manual yang selama ini menjadi kendala dalam audit tradisional.

Auditor yang mengikuti pembekalan terdiri dari dosen-dosen berpengalaman di lingkungan IAINU Tuban yang telah melalui pelatihan sebelumnya. Mereka diharapkan menjadi motor penggerak mutu pada audit tahun 2025 melalui:

  1. Pelaksanaan audit berbasis bukti secara objektif
  2. Pendampingan akademik kepada program studi
  3. Pemberian rekomendasi yang relevan dengan kapasitas unit
  4. Penguatan budaya mutu di setiap fakultas dan program studi
  5. Penyampaian laporan audit secara tepat waktu melalui eAMI

Selain itu, keberadaan auditor yang terlatih memberikan manfaat strategis dalam menyusun roadmap peningkatan mutu institusi, khususnya dalam mendukung pemenuhan standar akreditasi program studi maupun institusi di masa mendatang.


Melalui pembekalan ini, LPM IAINU Tuban menunjukkan komitmen kuat untuk melaksanakan AMI yang lebih efektif dan berkelanjutan. Penyamaan persepsi antar auditor menjadi fondasi untuk membangun proses audit yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Sementara itu, pemanfaatan eAMI mempercepat adaptasi perguruan tinggi terhadap sistem mutu berbasis digital.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari pelaksanaan audit tahun 2025 yang tidak hanya menilai, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi mutu akademik dan non akademik. Dengan penguatan kompetensi auditor serta dukungan teknologi digital, IAINU Tuban optimis mampu terus melakukan perbaikan berkelanjutan menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Bagikan Berita ...