LPM IAINU Tuban Terpilih sebagai Observer Audit Mutu Internal UIN Maliki Malang Siklus XVI Tahun 2023

lpmiainutuban – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang akan melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) Siklus ke-XVI pada 17-28 Juli 2023. Dalam berlangsungnya kegiatan tersebut, terdapat komponen yang terbuka untuk umum yang meliputi PTKIS atau PTKIN yaitu sebagai Observer AMI. Adanya informasi mengenai undangan perwakilan Observer, Lembaga Penjaminan Mutu IAINU Tuban mengirimkan perwakilan, Nur Hidayatul Istiqomah, S.E., M.M., sebagai Observer AMI di UIN Maliki Malang tahun 2023.

Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua LPM UIN Maliki Malang, Dr. Helmi Syarifuddin, M.Fil.I., gambaran mengenai tugas LPM dalam peningkatkan mutu Program Studi yang mempunyai dampak besar bagi keberlangsungan Perguruan Tingi dan target besar capaian bersama LPM yang mana didukung juga oleh Rektor UIN Maliki Malang, ujarnyna dalam sambutan pembuka. Kutipan dari Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. HM. Zainuddin MA. yang menyampaikan, "Minimal ada 80% Program Studi terakreditasi Unggul di tahun pertama 2025, sehingga UIN Malang bisa masuk peringkat QS WUR pada tahun tersebut."

Dalam kegiatan AMI Siklus XVI UIN Maliki malang turut mengundang dari perwakilan PTKIS/ PTKIN, pada sesi ini ada 17 observer yang hadir, diantaranya; perwakilan dari IAIN Sorong, Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo, IAIN Ponorogo, STAI Darul Ulum Banyuwangi, UIN Raden Intan Lampung, Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, STAIN Bengkalis Riau, STAI Al Maliki, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban, STAI Sufyan Tsauri Majenang, IAIN Metro Lampung, STAI Sunan Pandanaran, dan STIT Togo Ambarsari Bondowoso.

Kegiatan dimulai dengan pembekalan observer oleh LPM UIN Maliki Malang, kemudian sesi berikutnya pembagian mengenai tempat observer, sesuai plot kelompok sebelumnya/ pengajuan ulang sesuai dengan keilmuan masing-masing observer. Pada kesempatan ini, perwakilan dari LPM IAINU Tuban bertugas pada Program Studi Hukum Keluarga Islam dan Program Studi PAI UIN Maliki Malang. Terimakasih diucapkan kepada panitia yang telah mengawal dan mengarahkan pada tahap observasi AMI ini, sambungnya.

Catatan menarik yag perlu diterapkan semua Perguruan Tinggi adalah "kecukupan Auditor dan penggunaan aplikasi" dalam menunjang efektif dan efisien dalam Audit Mutu. UIN Maliki Malang melibatkan 48 auditor untuk semua prodi yang ada. Selain itu, ketuntasan dalam Audit Mutu telaksana secara bersama dan berlaku untuk semua kriteria dilakukan dalam waktu 2 hari. "Kegiatan dan kelengkapan tersebut menjadi acuan yang sangat baik untuk kemajuan mutu bersama", ujar Nur Hidayatul Istiqomah

Kata mutiara dari LPM UIN Maliki Malang, sebagai penyemangat untuk semuanya dalam meningkatkan mutu Perguruan Tinggi dimanapun;
"Tidak ada mutu hari ini, tanpa kerja keras dan komitmen untuk mengingkatkan mutu itu sendiri"
"Kualitas lebih penting dari pada kuantitas"
"Satu homerun lebih baik dari pada dua doubles"

Dalam sesi penutupan, hasil observasi dan temuan dari observer didiskusikan secara menyeluruh bersama LPM UIN Maliki Malang. Perwakilan LPM IAINU Tuban menyampaikan apresiasi atas kegiatan dan kesempatan yang telah diberikan dan berharap, langkah-langkah yang diambil dalam kegiatan ini akan memberikan dampak positif dan memberdayakan potensi lebih banyak lagi untuk kemajuan pendidikan di masa mendatang. (*is)





Bagikan Berita ...