IAINU Tuban Hadiri Halal Bihalal di Universitas Qomaruddin Gresik: Bahas Regulasi Baru dan Instrumen Akreditasi APT 4.1
lpmiainutuban – Dalam suasana penuh kehangatan pasca perayaan Idulfitri, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban turut ambil bagian dalam kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan di Universitas Qomaruddin pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar perguruan tinggi, tetapi juga forum strategis dalam membahas kebijakan terbaru di bidang pendidikan tinggi, khususnya terkait regulasi dan instrumen akreditasi.


Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi, dosen, serta pengelola penjaminan mutu dari berbagai institusi di wilayah Jawa Timur. Delegasi dari IAINU Tuban hadir sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat jejaring kelembagaan sekaligus meningkatkan kesiapan institusi dalam menghadapi dinamika regulasi pendidikan tinggi yang terus berkembang.
Rektor Universitas Qomaruddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini merupakan momentum penting untuk mempererat ukhuwah akademik sekaligus memperkuat sinergi antar perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan globalisasi pendidikan, termasuk dalam hal akreditasi dan penjaminan mutu.
Selain agenda silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi akademik yang mengangkat dua isu strategis, yaitu implementasi Permendikbudristek Nomor 39 Tahun 2025 serta penggunaan instrumen akreditasi terbaru, yaitu APT 4.1 Perban PT Nomor 35 Tahun 2025. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa Permendikbudristek Nomor 39 Tahun 2025 membawa sejumlah perubahan signifikan dalam tata kelola pendidikan tinggi, terutama dalam aspek penjaminan mutu internal, fleksibilitas kurikulum, serta penguatan link and match antara dunia akademik dan kebutuhan industri. Regulasi ini mendorong perguruan tinggi untuk lebih adaptif dan inovatif dalam menyelenggarakan proses pembelajaran serta meningkatkan kualitas lulusan.
Delegasi dari IAINU Tuban menyambut baik kebijakan tersebut. Mereka menilai bahwa regulasi ini memberikan peluang bagi perguruan tinggi berbasis keislaman untuk mengembangkan kurikulum yang lebih kontekstual, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal. Selain itu, penguatan sistem penjaminan mutu internal menjadi perhatian utama, mengingat hal tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam proses akreditasi.
Sementara itu, pembahasan mengenai APT 4.1 Perban PT Nomor 35 Tahun 2025 menjadi sesi yang sangat dinantikan oleh para peserta. Instrumen ini merupakan pengembangan dari sistem akreditasi sebelumnya yang dinilai lebih komprehensif dan berbasis outcome. Dalam APT 4.1, penilaian tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga pada capaian kinerja tridharma perguruan tinggi, termasuk kualitas lulusan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Para peserta diskusi menyoroti bahwa implementasi APT 4.1 Perban PT Nomor 35 Tahun 2025 menuntut kesiapan yang lebih matang dari setiap perguruan tinggi. Hal ini mencakup penguatan sistem dokumentasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi peran unit penjaminan mutu internal. Tidak hanya itu, pendekatan berbasis data dan eviden menjadi kunci utama dalam memenuhi standar akreditasi terbaru ini.
Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi praktik baik (best practices) antar perguruan tinggi. Beberapa institusi yang telah lebih dahulu menerapkan sistem penjaminan mutu berbasis outcome berbagi pengalaman mereka dalam menghadapi proses akreditasi. Hal ini memberikan wawasan baru bagi peserta, termasuk dari IAINU Tuban, dalam menyusun strategi peningkatan mutu yang lebih efektif.
Dengan keikutsertaan dalam kegiatan ini, IAINU Tuban menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang adaptif dan responsif terhadap perubahan kebijakan. Diharapkan, hasil dari diskusi dan pertukaran gagasan dalam forum ini dapat diimplementasikan secara konkret dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam menghadapi tantangan akreditasi dan regulasi di masa depan. Kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Universitas Qomaruddin ini pun ditutup dengan suasana penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen bersama dalam membangun pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

