LPM UNUMA Tuban Ikuti Penguatan Kurikulum Berbasis OBE yang Diselenggarakan Kopertais Wilayah IV Surabaya
lpmiainutuban – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNUMA) Tuban mengikuti kegiatan Penguatan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang diselenggarakan oleh Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah IV Surabaya pada Kamis, 8 Oktober 2026, bertempat di GreenSA Inn Sidoarja. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan fokus pada penguatan pemahaman dan implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran di perguruan tinggi.

Sebagai peserta, kami dari LPM UNUMA Tuban memandang kegiatan ini sebagai bagian penting dalam memperkuat komitmen institusi terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (CPL). Penguatan kurikulum berbasis OBE menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa proses pendidikan tidak hanya berfokus pada pelaksanaan pembelajaran, tetapi juga pada ketercapaian kompetensi lulusan sesuai dengan profil yang telah ditetapkan oleh program studi.
Dalam kegiatan tersebut, materi yang disampaikan mencakup tahapan penyusunan kurikulum berbasis OBE, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), serta evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Ketiga aspek tersebut merupakan komponen yang saling berkaitan dalam memastikan keselarasan antara profil lulusan, CPL, bahan kajian, struktur kurikulum, strategi pembelajaran, dan sistem penilaian. Pada sesi penyusunan kurikulum, peserta memperoleh penguatan mengenai pentingnya merancang kurikulum secara sistematis dengan menjadikan profil lulusan dan CPL sebagai landasan utama. Kurikulum perlu disusun agar setiap mata kuliah memiliki kontribusi yang jelas terhadap pencapaian kompetensi lulusan. Dengan demikian, struktur kurikulum tidak sekadar menjadi susunan mata kuliah dan jumlah satuan kredit semester (SKS), melainkan menjadi rancangan pembelajaran yang terarah, terukur, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan keilmuan.

Pembahasan berikutnya berfokus pada penyusunan RPS berbasis OBE. Dalam konteks ini, RPS perlu dirancang dengan memperhatikan keterkaitan antara CPL yang dibebankan pada mata kuliah, kemampuan akhir yang diharapkan, materi pembelajaran, metode pembelajaran, pengalaman belajar mahasiswa, serta teknik dan instrumen penilaian. Keselarasan tersebut diperlukan agar pelaksanaan pembelajaran dapat mendukung ketercapaian hasil belajar yang telah direncanakan. Materi evaluasi CPL juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Evaluasi CPL tidak hanya dilakukan dengan melihat hasil akhir pembelajaran mahasiswa, tetapi juga melalui pengumpulan dan analisis bukti ketercapaian kompetensi secara terencana. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan kurikulum, menyempurnakan RPS, serta meningkatkan efektivitas proses pembelajaran secara berkelanjutan.
Bagi kami dari LPM UNUMA Tuban, penguatan materi tersebut memiliki relevansi langsung dengan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), terutama dalam memastikan bahwa standar pendidikan dilaksanakan, dievaluasi, dikendalikan, dan ditingkatkan secara konsisten melalui siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Implementasi OBE yang baik membutuhkan dukungan sistem penjaminan mutu agar ketercapaian pembelajaran dapat diukur, dievaluasi, dan ditindaklanjuti secara berkesinambungan.

Keikutsertaan LPM UNUMA Tuban dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pendampingan kepada program studi dalam meninjau keselarasan dokumen kurikulum, RPS, instrumen penilaian, serta mekanisme evaluasi CPL. Hasil penguatan ini juga menjadi bekal untuk mendorong budaya mutu yang tidak berhenti pada pemenuhan dokumen administratif, tetapi berorientasi pada peningkatan kualitas proses pembelajaran dan kompetensi lulusan. Melalui kegiatan Penguatan Kurikulum Berbasis OBE yang diselenggarakan Kopertais Wilayah IV Surabaya, kami berharap implementasi kurikulum di lingkungan UNUMA Tuban semakin terarah, terukur, dan berkelanjutan. Bagi LPM, penguatan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun pendidikan tinggi yang bermutu melalui kurikulum yang relevan, pembelajaran yang efektif, evaluasi yang berbasis bukti, serta tindak lanjut yang berorientasi pada peningkatan mutu lulusan.

